langkah awal bulu tangkis

Posted Rabu, 12 Januari 2011 by brandal banyuwangi
MILO School Competition Langkah Awal Pembibitan Atlet Bulutangkis


30 Mar 2010
Untuk ke sembilan kalinya, MILO kembali menghadirkan kompetisi bulutangkis antar sekolah bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah (SMP) tingkat nasional.  MILO School Competition tahun ini diadakan di Jakarta (10-14 Februari),  sebagai kota pertama, kemudian Makassar (29 Maret-3 April), Yogyakarta (5-10 April) dan Medan (19-24 April). Rangkaian kompetisi ini akan ditutup dengan final tingkat nasional untuk nomor ganda putra dan putri tingkat SMP, tunggal putra dan putri tingkat SD dan SMP di Jakarta pada 29-30 April 2010. Untuk Makassar sendiri, ini merupakan kali ke-tiga terpilihnya kota tersebut sebagai tempat perhelatan MILO School Competition. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan,  Bpk. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH, yang diwakili oleh Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan H.A. Muallim, SH, Msi, hadir di GOR Makassar Metropolitan untuk membuka MILO School Competition di Makassar tersebut.

Sesuai dengan tema “mencari juara sejati”, MILO percaya bahwa melalui kompetisi olahraga semacam ini anak-anak Indonesia dapat belajar nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, percaya diri, kerjasama dan sportifitas yang dapat menjadi bekal anak Indonesia untuk menjadi juara sejati, baik di dalam pertandingan maupun di kehidupan sehari-sehari. Nilai-nilai tersebut sesuai dengan komitmen MILO selama ini untuk selalu menyediakan energi optimal untuk anak-anak yang berlandaskan nutrisi ilmiah MILO (Protomalt dan Actigen-E) sehingga mereka dapat berolah raga serta berkompetisi sehari penuh.

“MILO School Competition telah diselenggarakan sejak 2002, sebagai wujud dukungan terhadap pemasalan bulutangkis serta turut memupuk mental juara pada anak-anak sebagai bekal dalam pertandingan maupun juga dalam kehidupan mereka sehari-hari”, ungkap Arshad Chaudhry, Presiden Direktur PT. NestlĂ© Indonesia pada acara jumpa pers pembukaan MILO School Competition di Jakarta 10 Februari 2010 yang lalu.

Prillia Sandra, Category Marketing Manager MILO, PT NestlĂ©  Indonesia menambahkan bahwa “Semangat juara, menang dan kompetisi merupakan nilai utama MILO. MILO menyediakan energi optimum untuk anak-anak sehingga mereka dapat bermain dan berolah-raga, karena kami percaya bahwa anak-anak dapat belajar banyak dari olahraga. Melalui olahraga anak-anak belajar tentang nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, percaya diri, kerjasama dan sportifitas, yang nantinya akan membantu mereka untuk menang dalam kehidupannya. Oleh sebab itu tema dari MILO School Competition adalah  Mencari Juara Sejati”.

Didukung oleh berbagai instansi besar di Indonesia seperti PB-PBSI, Diknas dan Dispora serta menampilkan profil Taufik Hidayat sebagai duta, kegiatan ini diharapkan dapat memberi inspirasi anak-anak dan menjadi langkah awal dari pembibitan calon atlet bulutangkis di Indonesia. “Kegiatan MILO School Competition sejalan dengan misi PB-PBSI untuk secara konsisten melakukan pemasalan bulutangkis sejak usia dini. Melalui kompetisi semacam ini juga membantu mempercepat proses regenerasi atlet bulutangkis Indonesia”, ungkap Ketua Harian PengProv PBSI Sulawesi Selatan, Ir. Haruna Hamid, MM.

“Latihan dan pengalaman bulutangkis sejak kecil mengajarkan saya untuk dapat menjadi juara. Baik itu juara dalam pertandingan bulutangkis maupun dalam kehidupan”, ujar Taufik Hidayat, duta MILO School Competition. Taufik Hidayat adalah juara bulutangkis peraih medali emas  Olimpiade Athena  2004, Juara Dunia 2005 dan memenangkan beberapa kali pertandingan Thomas Cup, Runner-up All England serta kejuaraan dunia lainnya.

“MILO School Competition adalah wadah kompetisi bulutangkis yang layak diikuti oleh calon atlet usia SD dan SMP. Karena masa pembentukan efektif untuk menjadi atlet bulutangkis adalah usia SD”, tambah Taufik Hidayat. Taufik Hidayat telah berlatih menjadi atlet bulutangkis sejak tahun pertama SD pada usia 6 tahun.

0 komentar:

Posting Komentar